Surat Cintaku yang Pertama

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah

Kata-kata cintanya

1497257156136
Surat cinta anak SD zaman sekarang…

Gara-gara gambar di atas, saya jadi kepikiran untuk bikin postingan nggak penting kayak gini. Gara-gara gambar di atas, saya jadi ingat masa lalu. Iya, gini-gini saya dulu juga pernah dapat surat cinta. Surat cinta yang bikin saya jijik setengah mati kalau diingat-ingat lagi. Omong-omong, kejadian ini berlangsung ketika saya duduk di bangku kelas delapan. Saya dulu sekolah di sekolah berasrama yang idealnya memang laki-laki dan perempuan memiliki kelas terpisah dengan sistem moving class. So, moving class ini dianggap sebagai satu-satunya kesempatan kami para perempuan untuk tepe-tepe (tebar pesona) ke laki-laki, juga kesempatan laki-laki untuk bertukar surat ehem-ehem ke perempuan. Sebagai murid yang teladan dan malas mengurus masalah percintaan bilang aja nggak laku, alhasil selama saya sekolah tiga tahun di sana, seumur-umur itulah pertama dan terakhir kalinya saya dapat surat cinta.

Jadi begini ceritanya…Read More »

Ini yang Seharusnya Dipahami Laki-laki Soal ‘Red Day’

RED DAY!

Apa itu red day? Red artinya merah, day artinya hari. Jadi maknanya hariย merah atau tanggal merah gitu? BUKAN! Bukan itu maksudnya. Red day itu istilah kerennya perempuan zaman sekarang kalau lagi datang bulan atau menstruasi. Mungkin beberapa laki-laki yang baca tulisan ini baru tahu soal red day, kan?

Bicara soal red day nggak bisa lepas dari yang namanya ketakutan berlebihan yang dialami oleh baik itu perempuan yang menjadi pelaku, atau laki-laki yang seringkali menjadi pelampiasan dari si pelaku. Padahal sebetulnya, kalau laki-laki mau memahami, red day itu nggak serumit yang selama ini ada di pikiran kalian kok!Read More »

Anggaplah

Ada yang masih ikhlas terjaga ketika mereka yang seharusnya turut andil, malah bersikap masa bodoh. Ada yang masih sabar bekerja ketika mereka yang seharusnya punya bagian, malah acuh tak acuh. Ada yang masih saja berusaha lebih keras, ketika mereka memilih untuk menerima hasil jadinya saja.

Begitulah kerja kelompok, deritanya tiada akhir. Bagi mereka, yang mau peduli dengan tanggungjawabnya. Begitulah kerja kelompok, deritanya tiada akhir. Bagi mereka yang berulang kali merasakan kemelaratan di tiap semesternya. Begitulah kerja kelompok, deritanya tiada akhir. Bagi mereka, yang mengerjakan lebih banyak tetapi mendapatkan nilai yang tidak jauh berbeda dari yang ongkang-ongkang kaki saja.Read More »

Mengurus Tilang di Semarang

Akhirnya hari ini saya punya SIM C lagi!

Setelah beberapa minggu sebelumnya saya sempat menulis postingan soalย pengalaman kena tilangย di Semarang, kali ini saya mau membahas soal bagaimana prosedur mengurus slip merah atau slip biru untuk mendapatkan kembali SIM dan STNK.

Waktu itu saya ditilang pada tanggal 30 April 2017, dan saya diberikan slip biru beserta jadwal sidang pada tanggal 26 Mei 2017 yang jatuh pada hari ini. Pak Polisi sempat memberitahu saya untuk mentransfer sejumlah uang (yang nominalnya saya nggak tahu berapa, teller bank yang akan memberitahu nantinya) pada hari Senin di Bank BRI terdekat. Tetapi pada akhirnya saya tidak mentransfer karena dua alasan; yaitu pertama, setelah browsing di internet, membayar denda tilang bisa dilakukan di Kejaksaan langsung tanpa harus transfer. Kedua, saya nggak mau ribetย dengan mentransfer denda maksimal ke BRI lalu ke Kejaksaan lalu kembali lagi ke BRI untuk mengambil kelebihan uang saya di sana.Read More »

Tidak Ada Judul

I remember it now it takes me back to when it all first started
But I only got myself to blame for it and I accept it now
It’s time to let it all go, go out and start again
But it’s not that easy

Kodaline – High Hopes

Aku selalu ceria. Aku selalu bahagia. Aku selalu tertawa. Ceria dalam definisimu. Bahagia dalam penglihatanmu. Tertawa menurut sudut pandangmu. Semua tentangku yang kamu lihat sesuka hatimu saja.

Aku tidak mengerti bagaimana caranya mendefinisikan kesedihanku pada orang lain. Aku bingung mengungkapkan keresahanku meski dengan teman dekatku sendiri. Aku tidak suka menceritakan segala hal tentangku pada siapa pun. Entahlah, ada ketakutan yang berlebihan perihal apa-apa yang kuresahkan. Aku takut membuang waktu mereka dengan percuma karena mendengar ocehan sampahku. Aku takut mereka akan menganggapku sebagai seseorang yang terlalu melebih-lebihkan masalah. Aku takut mereka tidak peduli dan hanya ingin tahu saja soal keresahanku.Read More »

Melepaskan

I wondered how you still remembered me

I heard you settled down and that you married happily

Do you remember when I told you

That I’d love you to the bottom of the sea

Yeah I know I know it’s over

But I guess that’s just the way it has to be

Rasanya baru kemarin aku menerima undangan pernikahanmu. Rasanya baru kemarin aku tersenyum menyelamati pernikahanmu. Rasanya baru kemarin aku kurang ajar menangisi salah satu momen paling bahagiamu.

Tadi aku melihatmu, dengan istri dan anak perempuanmu yang giginya baru tumbuh satu. Kamu menggendong anakmu sambil menggenggam erat tangan istrimu. Lalu kamu tersenyum, ah senyuman itu, senyum yang terekam abadi dalam memoriku.

Rasanya baru kemarin aku mendengarmu mengucap terima kasih karena sudah menyempatkan hadir ke pernikahan sederhanamu.Read More »

Pencuri Cinderella

Sebenarnya ini kejadian udah lama banget sih, waktu masih SMA. Jadi waktu itu di senja yang menjemukan karena saya sedang belajar, Umi tiba-tiba datang ke kamar saya dengan wajah kebingungan. Umi lalu bertanya (kurang lebih percakapannya begini, saya ingat-ingat-lupa sih),

“Jar, kamu lihat blackberry-nya umi nggak?”

“Enggak mi, ilang ya?

“Nggak tau ini, tadi umi taruh di lemari ruang tengah kaya biasanya, kok nggak ada”

“Udah coba di misscall belum mi? Paling ketelingsut atau umi lupa naruhnya”

“Udah ditelepon, masih aktif, tapi suaranya nggak ada”Read More »