(bukan) Politikus

Abahku (baca:bapak) seorang politikus. Umiku (baca:ibu) juga politikus. Kakakku? Dia mirip abahku, selalu sibuk berorganisasi. Waktu SMP ikut OSIS, SMA jadi ketua OSIS, ketua ROHIS. Aku yakin, kelak Kakakku akan jadi seorang politikus. Hebat. Aku? SMP ikut OSIS, SMA ikut pramuka. Hehe kalah hebat dibandingin keluargaku yang lainnya. Umi, Abah, Kakak, mereka punya amanah dan beban yang berat. Sedangkan aku? Mungkin lebih pantas dibilang sebagai penghibur dalam organisasi. Bukan tipikal pekerja apalagi penggerak sih.

Orangtuaku politikus. Mereka suka politik. Aku pelajar yang (semoga) terpelajar. Aku tak suka politik. Aneh. Paradoks.  Beginilah, aku tak akan pernah menyukai politik (bukan berarti benci). Politik itu manipulasi. Politik itu sugesti.  Sebenarnya, ada tidaknya politik itu tidak akan mempengaruhi kehidupanku dan mungkin kehidupan sejuta umat lainnya. Karena politik itu relatif. Relatif yang suka, relatif yang tertarik, relatif yang tak minat. Duh, dunia ini penuh dengan relatif. Dan, politik itu saling berhubung dan bergantung. Tak akan ada putusnya. Tak akan ada matinya. Satu lagi, politik itu rumit. You know lah, rumit sama sekali bukan tipeku.

Politik itu ramai, berkobar. Banyak yang menggunjing dan dipergunjingkan. Banyak yang menggonggong dan mengepuss meong. Banyak pemikir, banyak pencetus. Tentu juga, banyak manipulasi. Lagi-lagi, itu bukan tipeku.  Politik itu menggelora. Menggairahkan.  Memusingkan. Menghitamkan.

Yang jelas, dua politikus ini (abah dan umi) tak pernah tak kusukai. Mereka selalu nomor satu dihati. Politik ya politik. Politikus ya politikus. Pelajar ya pelajar. Keluarga tetep jadi keluarga. Sampai kapanpun. Eh tapi ingat! Selama masih di Indonesia, kita hanya jadi robot mereka. Hiks.

“Aku tak merasa terbebani dan dibebani, ya meskipun terkadang rasa itu pasti ada. Aku sadar dan paham, bukan aku saja yang membutuhkan mereka. Setidaknya aku masih jadi bagian yang dibutuhkan dan membutukan. Itu sudah lebih dari cukup kok, haha”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s