Kyou itu Aneh (Part 3)

“selamat pagi Azu, ingin kamar dengan tipe apa pagi ini?” kata Izuki. “deluxe 02” jawabku malas. “baiklah” lanjut Izuki, robotku.  Aku jalan dengan gontai ke kamar mandi, kasus di hari pertama kemarin sudah bikin aku se frustasi ini.

-Flashback kasus-

Saat aku sedang duduk santai di meja kerjaku, aku mendapat panggilan kasus. Ya, kasus pertamaku di biro ini. “bip bip” alat yang terpasang di tanganku berbunyi, dari inspektur Mizuko rupanya. “Azuda, kali ini kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah perusahaan robot, sudah dua orang yang tewas dengan kasus yang mengerikan, mutilasi. Potongan-potongan mayat ditemukan tersebar di gudang penyimpanan barang bekas. Segera beritahu para penegak dan kita berangkat sekarang”. “baik”, kataku.

Aku cemas, keringat dinginku mengucur di kening. Ternyata sedari tadi ada yang memperhatikan gerak-gerikku yang aneh. “tak usah takut, kasus ini pasti akan sangat menyenangkan” kata Kyou berusaha menenangkanku dengan wajah dinginnya. Hey, tak ada kasus pembunuhan yang menyenangkan, bodoh! Gila betul dia. Lagipula, ini kan hari pertamaku bekerja disini.

Sampai di lokasi, aku diperintah inspektur Mizuko  untuk mengawasi gerak-gerik para karyawan yang ada diruang makan. Aku memeriksa saiko-pass dari masing-masing karyawan, namun tak ada yang perlu dicemaskan dari warna mereka. Kondisi psikologis mereka baik semua.

“hey, bodoh! Kenapa mengambil makanan lama sekali? Dasar bodoh!” kemudian terdengar suara bedebum. Kulihat mereka, ada sekitar lima karyawan yang sedang menghakimi seorang karyawan berbadan gendut dan berwajah menyedihkan. Sepertinya dia sering jadi korban pem-bully-an disini. Kelima karyawan itu tertawa lalu pergi. Anehnya, tak kulihat ekspresi marah dari karyawan gendut, mungkin dia sudah terbiasa jadi bahan tertawaan. Benar-benar menyedihkan dia.

“namanya Gino. Disini, dia memang sering jadi bahan tertawaan. Kau tau sendirilah inspektur. Gedung perusahaan kami sempurna terisolasi. Tak ada internet, tak ada televisi, tak ada alat komunikasi. Hanya itu satu-satunya cara untuk menghibur  para karyawan agar saiko-pass mereka tetap redup. Gino mereka anggap sebagai penghilang stress. Karena setiap Gino disiksa, warna saiko-pass nya selalu redup. Itulah alasan aku membiarkan mereka melakukannya.” Kata Direktur memberikan keterangan.

Aneh, ada yang aneh dari Gino. “kau merasa Gino aneh inspektur? Aku juga merasakannya” kata Kyou seperti bisa membaca pikiranku. Huh, lagi-lagi dia. “iya, aku merasa ada yang tidak beres disini” jawabku ketus. “tenang inspektur, aku sudah tau siapa pelakunya. Ini pasti menyenangkan” sambung Kyou sambil tertawa. Kau juga aneh Kyou, batinku kesal.

Apa? Secepat itukah Kyou mengambil kesimpulan? Kalau memang analisisnya benar berarti Kyou benar-benar penegak yang hebat. Penegak yang lain saja masih mondar-mandir mencari informasi. “inspektur, mari kita selesaikan kasus menyenangkan ini” kata Kyou santai. “baiklah” jawabku masih ketus.

Kyou mengambil senjatanya. Ohiya aku sampai lupa, di biro ini, penegak dan inspektur diberi senjata yang canggih. Sejenis pistol tapi lebih dahsyat. Pistol ini akan mengatur kemampuan tembakannya sendiri sesuai kadar saiko-pass dari para tersangka. Dan hebatnya lagi, hanya yang tercantum namanya di pistol lah yang bisa menggunakannya. Kali ini, aku hanya memegang pistolnya, aku tak berniat memakainya. Aku masih ragu.

“sekarang apa yang harus pertama kali kita lakukan Kyou?” tanyaku.  “ikuti saja aku”. Kemudian aku, Takashi, Mira membuntuti Kyou. “aku selalu tak mengerti jalan pikirnya Kyou” kata Takashi sambil terus membuntuti Kyou. Mira tertawa. Kami sampai di kamar mandi, apa yang sebenarnya mau Kyou lakukan sih? Aku mendengus sebal. “Takashi, Mira, segera siapkan persenjataan. Tunggu kami dilantai bawah. Aku akan mempermainkan tersangkanya terlebih dahulu” kata Kyou. Takashi dan Mira mengangguk lalu pergi. “hey, apa yang mau kau lakukan?” tanyaku hampir berteriak. “ssstt, diamlah inspektur, tunggulah disini dan lihatlah apa yang akan terjadi nanti” jawab Kyou ringan.

————-

Catatan: sebelumnya biar saya jelaskan apa itu saiko-pass. Saiko pass sejenis alat pendeteksi kondisi kejahatan dari setiap orang. Saiko-pass memiliki tiga tingkatan, diantaranya:

  1. Tingkat pertama: warna saiko-pass nya kuning. Berkisar di angka 0-80. Angka ini aman dan tak perlu dikhawatirkan
  2. Tingkat kedua: warna saiko-pass nya hijau. Berkisar di angka 80-120. Angka ini masih tergolong aman namun tetap harus diwaspadai.
  3. Tingkat ketiga: warna saiko-pass nya merah. Berkisar 120 keatas. Angka ini sudah tinggi dan harus dimusnahkan atau diterapi orang yang memiliki warna saiko-pass merah

Saiko-pass bisa berubah setiap waktu, tergantung dari kondisi psikologis setiap orang. Alat yang mendeteksi saiko-pass disebut saiker.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s