(Berusaha) Memahamimu

Hari ini, aku benar-benar dibuat bingung dengan tingkahmu, temanku. Entahlah, rasanya sakit diperlakukan seperti itu. Kenapa harus dengan raut muka yang mengesalkan? Kenapa harus dengan perkataan yang seolah-olah membuatku merasa bersalah? Tapi aku tak pernah bisa marah padamu. Sungguh. Aku selalu berusaha mencari-cari alasan untuk tidak akan marah padamu. Karena yang kutau, aku nyaman berada di dekatmu. Aku suka mendengar celoteh-celotehanmu. Aku selalu berusaha menjadi pendengar yang baik untukmu. Jika memang aku menyebalkan, katakan saja. Aku tak akan marah, kok. Tolong, untuk kali ini saja.

Hari ini juga terasa hambar. Karena aku belum liat senyummu, temanku.

Jadi, tersenyumlah. Hanya itu pintaku.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s