Antara Menulis dengan Musik

Bisakah kita menikmati tulisan seperti sedang mendengarkan musik, melodi, instrumen, ataupun nada-nada berirama lainnya? Aku rasa tidak. Mengapa? Mudah saja, karena menikmati tulisan itu dengan membayangkan dan merasakannya. Beda dengan musik, kita hanya mendengarkan dan menikmatinya.

Pernah merasakan kesulitan saat kamu sedang menulis sambil mendengarkan lagu? Kalau aku sih, sering. Aku tak akan bisa menulis dengan baik kalau ada musik disekitarku, tentu saja, membuatku tidak lagi fokus. Rasanya seperti kamu sedang meniup gelembung dan berusaha untuk menyentuhnya tanpa pecah. Sulit dilakukan. Seperti sekarang, aku sedang mengetik sambil mendengarkan musik ‘When it Rain – Nikos’. Hasilnya? Aku seringkali berhenti mengetik, untuk berpikir, juga untuk menikmati buaian iramanya. Sayangnya, mereka tak akan bisa berpadu untuk menghasilkan sebuah pencerahan yang bombastis.

Alhasil, aku menyerah. Lebih baik, kuselesaikan dulu mendengarkan buaian nada-nada si Nikos. Benar kata Kak Jeka, emosinya Nikos -juga Ashot- luar biasa keren.
🙂

09-07-2013

3 pemikiran pada “Antara Menulis dengan Musik

  1. cobalah dengar musikalisasi puisinya sapardi djoko damono – di restoran. niscaya akan lebih terdistraksi. (ada di soundcloud)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s