(Nggak Pernah) Sedih atau Marah?

“Kamu kok jadi orang ngga pernah keliatan sedih sih?”, kata salah seorang teman yang umurnya dua tahun lebih muda dibandingkan denganku. Dia tipikal orang yang cuek, berwajah datar, dan kalau ngomong ngga pernah mikir. Refleks aku ketawa. Pertanyaan lucu sih. Aku ngga menjawab pertanyaannya karena teman-temanku yang ikutan nimbrung sudah lebih dulu menjawabnya. Dari sekian jawaban temanku ada satu kalimat yang kuanggap lucu. “Kamu belum pernah buka blog-nya hajar sih. Isinya sedih, galau semua.”, hahaha. Aku tambah ketawa.

Well, memang sih. Aku emang jarang keliatan sedih, kecuali sama teman-teman tertentu yang aku anggap aku bisa dengan bebas menunjukkan ekspresi kesedihanku. Itupun jarang kok, sekali-dua kali mungkin. Aku ngga suka aja sedih, nangis mewek-mewek di depan temen-temenku. Selain malu, sering aku berpikir ngga ada gunanya juga nangis di depan teman-teman. Lebih enak juga berwajah sedih atau nangis sendiri di kamar. Hahaha.

Kalau marah? Btw, aku belum pernah lho memperlihatkan kemarahan (terparah)ku sama temen-temen sma-ku. Terakhir kali aku marah hebat itu, kelas delapan. Kata temen-temenku, aku beringas banget. Dari kata beringas aja sepertinya sudah cukup bisa menggambarkan, heuheu. Iya, orang yang jaraaaang banget marah itu biasanya kalau sekalinya marah pasti bakalan maha dahsyat. Dan semoga saja teman-teman sma-ku ngga pernah ngeliat aku marah parah. Hahaha.

Hidup itu indah kalau ngga pernah keliatan sedih atau marah di depan temen-temen, kok!
😀

Satu pemikiran pada “(Nggak Pernah) Sedih atau Marah?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s