Orang (yang tak) Asing

Pernah nggak sih bertemu dengan orang asing tapi ngerasa nggak asing dengan wajahnya? Dan dipertemukannya nggak cuma sekali. Well, aku pernah. Ini yang kedua kalinya aku bertemu dengan orang asing itu. Pertama kali bertemu, ketika aku kelas sepuluh. Waktu aku lagi cabut sekolah untuk ngurusin segala persiapan lomba -yang kebetulan adik kelas alias angkatanku yang jadi panitia-. Di sebuah toko, aku bertemu dengan orang asing itu. Wajahnya menyenangkan, bukan berarti tampan, lho. Dia sepertinya lebih tua dariku. Ah, aku hanya bisa menebak sih. Bertemu hanya sekilas, karena dia sudah keburu pergi dari toko.

Lalu tadi, sepulang sekolah, aku bertemu dengannya lagi, di perjalanan pulang. Entah mengapa aku bisa benar-benar yakin kalau itu dia, orang asing berwajah menyenangkan yang aku temui kurang lebih dua tahun silam. Ketika itu juga aku refleks memperlambat kecepatan sepeda motorku dan mengamatinya dari belakang kaca helmku. Menyenangkan bisa bertemu dengannya lagi. Walaupun aku benar-benar tidak tahu dia itu siapa.

Semoga aku masih diberi kesempatan untuk melihat wajah menyenangkan itu lagi kedepannya.

😀

6 pemikiran pada “Orang (yang tak) Asing

    • Kehidupan yang sebelumnya? Memang aku hidup lebih dari sekali wil? Haduh, aneh-aneh aja kamu. Sana makan bakso, sana! 😛

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s