Untuk Abah Lip

Untuk Abah Lip tersayang.
Dari, yang kata umi punya sifat yang sama persis dengan abah.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Malam ini abah tumben mengajakku berbicara, yang kuhitung sih, mungkin tiga sampai empat kali percakapan. Walaupun kami tidak saling bertatap muka, tapi aku merasa dekat saat berbicara dengan abah.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Malam ini umi mengajakku pergi berbelanja, bersama kakak dan adik-adik. Abah, aku sudah mulai terbiasa bersenang-senang bersama mereka sekarang, tanpa kehadiranmu tentunya.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Malam ini abah pergi lagi ya? Ada acara lagi ya? Oke bah, padahal tadinya aku ingin memintamu menemani kami makan malam di angkringan bakmi jawa kesukaan abah.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Besok pagi abah pergi ke luar kota lagi ya? Dua sampai tiga hari ya? Oke bah, hati-hati di jalan ya! Aku tidak terlalu suka kalau abah terlalu sering pergi jauh. Abah, aku benci mengingat kalau aku sering merindukan kehadiranmu di sisiku. Jangan keseringan perginya, ya, bah.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Akhir-akhir ini abah jarang mengajak kami jalan-jalan saat weekend. Abah tahu kan kami merindukan saat-saat bersama abah?

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Dulu, setiap kali aku mencari umi, aku selalu bertanya pada abah kan dimana umi? Tapi sekarang, aku lebih sering bertanya pada umi dimana abah, kapan abah pulang. Umi bertanya kenapa aku mencari abah, jelas-jelas aku sedang merindukan abah. Umi pasti juga amat sangat rindu denganmu, abah.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia. Bah, jaga kesehatan ya! Umur abah sudah hampir kepala lima, abah harusnya tahu diri. Abah butuh istirahat, jangan pergi terus. Bah, tidur yang nyenyak sampai mendengkur. Karena kadang, saat aku mendengar abah mendengkur, aku merasa tenang.

Selamat malam, abah, bapak paling sibuk di seluruh dunia.

Aku merindukanmu.

10 pemikiran pada “Untuk Abah Lip

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s