Tidak Peduli

Aku memang tidak peduli. Lebih tepatnya aku memilih untuk tidak lagi peduli. Tutup mata, tutup telinga, tutup mulut, bahkan tutup hati akupun sanggup. Karena aku sudah memilih. Dan aku menikmati pilihanku. Menjadi tidak peduli memang awalnya tidak mudah, bahkan tadinya aku ingin menyerah. Tapi mengingat segala kejadian di tahun-tahun lalu yang membuatku selalu berpikir betapa menyedihkannya aku, kuputuskan untuk bertahan. Bertahan untuk tidak peduli.

Dan ya, pada akhirnya aku bisa. Tapi tahukah kamu, seorang yang tidak peduli pada tampak luarnya sebenarnya hatinya sungguh amat sangat peka?

5 pemikiran pada “Tidak Peduli

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s