Sabar

Kemarin pagi, saya terburu-buru untuk menemui seorang teman sehingga saya kesulitan mencari dompet. Padahal jelas-jelas, setelah saya tenang, dompetnya ada di depan mata saya sendiri. Kemudian saya tertawa, konyol sekali. Tapi hikmahnya, saya sadar akan satu hal.

Untuk apa terlalu terburu-buru mencari cinta? Semakin diburu malah semakin tak kasat mata ia. Lebih baik bersabar, karena pada hakikatnya cinta sudah memilih dan memutuskan untuk tinggal. Hanya soal waktu agar cinta tak kasat matamu yang sudah lama bersemayam menjadi kasat mata. Lalu kamu akan tertawa konyol setelahnya? Bukan, tapi tawa yang bahagia. Karena usahamu tidak bersia.

Bersabarlah, jatuh cinta tidak bisa sesederhana itu.
Bersabarlah, semua ada saatnya. Bahagiamu tidak harus sekarang.
Bersabarlah karena akan berujung indah.

2 pemikiran pada “Sabar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s