Kenapa kamu harus berbicara kalau tidak ada yang mau mendengar? Udah menguras tenaga, ditambah emosi. Diam selalu lebih baik. Butuh pelampiasan? Tulislah. Setidaknya ada yang membaca tulisanmu meskipun hanya diri kamu sendiri.

Seseorang yang tidak pernah didengar biasanya seorang pendengar yang baik. Karena mereka tahu rasanya tidak pernah didengar, mereka mau belajar. Belajar untuk lebih banyak mendengar, bukan berbicara. Seseorang yang tidak pernah didengar juga akan belajar untuk selalu menyaring apa yang akan dikatakan pada orang lain. Mana yang layak untuk didengar atau sama sekali tidak. Karena mereka tahu bagaimana rasanya dicampakkan saat sedang berbicara sampah. Seseorang yang tidak pernah didengar tidak perlu dikasihani. Justru mereka mengasihani mereka-mereka yang suka berbicara. Mengapa? Kalian yang tidak pernah didengar pasti tahu alasannya.

Seseorang yang tidak pernah didengar bukanlah seorang yang egois.

Ingat, Tuhan menciptakan dua telinga dan satu bibir bukan tanpa alasan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s