Ti(d)ur

Alkisah, hiduplah seorang gadis yang elok rupanya, santun perangainya, dan suci hatinya. Gadis yang akan beranjak dewasa itu bernama Tiur. Ia lahir dan tumbuh layaknya  gadis-gadis lain di desanya, lalu apa yang membuat Tiur berbeda? Tiur memiliki sorot mata yang terang bak bulan purnama. Saking terangnya, tidak seorangpun mampu menatap mata Tiur, bahkan ibunya sendiri tak sanggup. Mau bagaimana lagi? Setiap Tiur ingin beranjak dari kamar, Tiur harus menutup matanya dengan kain, dengan itu Tiur dapat berinteraksi dengan yang lain. Itulah alasan mengapa Tiur lebih suka menghabiskan waktunya hanya untuk tidur. Karena aktivitas yang mampu menyenangkannya saat terpejam hanya tidur.

Tiur yang selalu tidur, dalam hati dan harinya selalu dirundung kesepian.

Hingga, berawal dari petunjuk mimpi satu bulan terakhir, Tiur memberanikan diri mencari sang aktor dalam mimpi. Tak sulit mencarinya, ia adalah seorang pemuda yang nasibnya sama seperti Tiur, hati dan harinya selalu dirundung kesepian. Tapi hanya pemuda itu yang dapat membuat Tiur melepaskan kain yang menutupi matanya. Hanya pemuda itu yang sanggup ditatap lamat-lamat dan lekat-lekat matanya oleh Tiur. Hanya ia satu-satunya.

Ialah Bagaskara, seorang buta yang mampu mengusir seluruh kesepian hati dan hari Tiur.

Ialah Bagaskara, seorang buta yang telah hilang kesepian hati dan harinya setelah bertemu Tiur.

Ah cinta, kau begitu sempurna bahkan untuk orang-orang yang tidak sempurna.

Catatan: Tiur diambil dari nama Batak yang berarti terang, cerah dan tanpa gangguan. Sedangkan Bagaskara diambil dari nama Jawa yang berarti matahari. Jadi karena hanya matahari yang mampu mengalahkan sinar bulan, hanya Bagaskara yang mampu menaklukan hati Tiur. Gitu. Ahahahaha. *ini sih ngepas-ngepasin aja*

Maaf ya telat (lagi) sekian jam duhai pemilik blog http://justoneside.blogspot.com/ oke sekarang giliran menunggu tema dari pemilik blog https://reyndezvous.wordpress.com/ πŸ˜€

14 pemikiran pada “Ti(d)ur

  1. Sinar mata yang terang itu maksudnya matanya seperti senter? Atau seperti Cyclops? Arti yang bagus sekali di balik nama-nama itu. Sesuai juga dengan orangnya (diam-diam, saya membayangkan :hihi).
    Sukses buat tema selanjutnya!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s