Pelukan

Aku tidak begitu mengingatnya, yang kuingat hanya ketika kamu memutuskan untuk merebahkan tubuhmu di atas rumput yang hijau dan lembut, kedua tanganmu menyilang di belakang lehermu. Dan sorot mata di balik kacamata itu seperti sedang berkata “kemarilah”.

Aku mendekatimu, tanpa ada keraguan sedikit pun.

Aku ikut merebahkan tubuhku, di sampingmu.

Kamu menyampingkan kedua lenganmu, kemudian melirikku.

Kepalaku menyambut lirikanmu, sekarang aku sudah bersandar di lenganmu.

Aku merasa aman.

Kemudian tanganmu merengkuhku, erat, begitu erat.

Aku merasa hangat.

Tanganmu yang lain mengelus lembut kepalaku.

Aku merasa tenang.

Lalu aku menutup mata, tersenyum.

Yang kuingat hanya itu, sampai aku bangun dari tidurku.

Dan semua terasa begitu nyata bahkan sampai aku membuka mata.

2 pemikiran pada “Pelukan

  1. jiaaahhh kirain beneran, ternyata mimpi 😀 hmmm.. ternyata rasa penasaranku terjawab sudah, tentang apa yang kaum wanita mimpikan selama mereka tertidur hihihihi XD

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s