Sajak Sedih

Aku mencintaimu, kamu tidak
Aku bisa apa?
Aku menginginkanmu, kamu tidak
Aku bisa apa?
Aku merindukanmu, kamu tidak
Aku bisa apa?

Aku menunggumu
Empat tahun sia-sia, tiga tahun penuh duka
Aku mencoba merelakanmu
Mimpi tentangmu dua tahun terakhir masih menghantuiku
Aku bersuka cita untukmu dan untuknya
Hatiku tersenyum getir melihatmu dengannya

Aku terlambat
Aku takut
Aku menyesalinya

Seandainya
Bila saja
Jika

Bunga kertas dariku, masihkah kamu menyimpannya?
Surat dariku, masihkah kamu membacanya?
Senyumku, tangisku, masihkah kamu mengingatnya?
Hahahahaha
Aku berlebihan, jelas sekali kamu melupakan semuanya

Dan aku, bahkan masih mengingat kapan pertama kali mulai menuliskan namamu di buku harianku
Tujuh tahun yang lalu, di usiaku yang kedua belas

All I want is,
And all I need is
To find somebody
I’ll find somebody like you.
(All I Want – Kodaline)

6 pemikiran pada “Sajak Sedih

  1. Cinta pertama ya :hehe. Time will heal all wounds jadi tetap semangat menjalani hidup yak! Hari masih panjang, masa depan masih terbuka lebar. Kayaknya bijak kalau tidak terlalu terisap pada masa lalu :hehe. Sip!

  2. Be strong, my friend. Don’t let it beat you down 🙂
    karena
    “If you’re ever feeling lonely, If you’re ever feeling down
    You should know you’re not the only one ‘cause I feel it with you now ” ~ Kodaline

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s