Sajak Sendiri

Orang bilang aku tidak normal
Tidak suka bersosialisasi
Tidak suka menghabiskan waktu bersama sesama manusia

Orang bilang aku gila
Seringkali tertawa tanpa sebab
Seringkali terbahak bahkan hanya dengan melihat sebuah benda
Kertas misalnya
Apa lucunya, sih? Kata mereka
Oi, Bung! Bahkan bila diberi kesempatan untuk melihat setan pun, aku akan lebih dulu tertawa

Orang bilang begini, orang bilang begitu
Lalu, apa peduliku?

Salahkah aku terlalu nyaman dalam kesendirianku?
Salahkah aku menertawakan beban hidupku?

Orang lalu lalang, sesekali melirikku dengan pandangan yang aneh
Lebih tepatnya, mengasihaniku
Apa yang harus dikasihani dari berjalan-jalan seorang diri? Makan sendiri? Bermain sendiri?

Aku sedang menikmati hidupku, sama sepertimu
Kamu dengan caramu, aku dengan caraku yang kamu sebut abnormal

Sepi adalah teman maha asyik
Cobalah sesekali

Sebelum pada akhirnya kamu akan mati, dikubur, dan sendiri, bukan?

5 pemikiran pada “Sajak Sendiri

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s