I Can Do All The Things Alone

Hi, you are 19 years old, now.
And you can’t do anything alone?

Yep, sebut saja aku dewasa. Menjadi dewasa berarti harus bisa melakukan segala sesuatunya sendiri, betul kan? Itulah yang selalu aku ingat kapan pun dan dimana pun. Itulah yang membuat aku jarang sekali meminta tolong, bahkan dengan teman dekatku sekali pun.

Idealnya begini, selama aku tahu aku bisa melakukan suatu hal sendiri, kenapa musti merepotkan orang lain? Kenapa musti melibatkan orang lain yang mungkin mereka akan berpikir, “I don’t even care about yours, everything about yours”?

Kenapa malah bukan membangun keberanian dalam diri, meyakinkan diri sendiri, bahwa aku bisa melakukan hal-hal sulit, hal-hal yang belum pernah aku lakukan sebelumnya. Karena itu proses hidup. Suatu hal yang sulit akan semakin sulit di usiamu yang semakin bertambah, setiap diri kita pasti mengerti akan hal itu, kan?

Lalu, mengapa masih ada saja orang yang lebih suka meminta bantuan orang lain untuk mengerjakan urusannya yang sebenarnya bisa ia lakukan sendiri? Kalau aku alim, anggap saja itu sarana untuk mendapat pahala. Tapi bila berpikir realistis, kadang, jujur saja, aku kesal. Sebuah respon semacam, “hi, it’s very easy things, you can do it alone dude! If I can do that, why you can’t?” pasti akan muncul dalam batinku.

Sayangnya, menjadi dewasa juga adalah sebuah pilihan. Mungkin orang-orang itu, tidak menginginkannya.

3 pemikiran pada “I Can Do All The Things Alone

  1. Memang baik melakukan semua sendiri, tapi tidak baik juga menjadi penyendiri :haha (agak paradoks dengan komentar di postingan selanjutnya, ya?). Maksud saya, kita memang baik melakukan berbagai kegiatan sendiri tapi dalam taraf sehingga kita tidak terlalu bergantung pada orang lain. Tapi bukan berarti kita menutup diri dari kehidupan sekitar. Pasti ada titik keseimbangan soal itu, kok :hehe.

    Semangat :)).

    • Iya kak, yang aku maksud melakukan segala sesuatunya sendiri itu hal-hal yang memang sebenarnya lumrah dilakukan seorang diri kok πŸ™‚
      Oke kak Gara, semangat! πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s