Aku Bahagia

Bertemu denganmu hari ini membuatku bahagia, tapi ada yang jauh lebih membahagiakan. Aku bahagia sekali karena ketika bertemu denganmu, aku merasa lega. Tidak ada desiran yang tersisa, pun grogi yang terasa. Sungguh melegakan, sungguh menyenangkan. Aku bahagia sedang tidak jatuh cinta, untuk yang pertama kalinya, padamu.

Ya, bahagia memang dicipta sebagai paripurna dari setiap lara.

Ah, sejak kapan merasa tidak sedang mencintai siapa-siapa membuat manusia bisa begitu bahagia? Sejak manusia tahu, mencintai seseorang tidak selamanya bisa membuatnya bahagia. Sejak manusia tahu sakitnya hati ketika tangannya yang siap menepuk, malah diabaikan oleh manusia lainnya.

Lalu aku memilih untuk tidak mencintai siapa-siapa. Karena itu membuatku bahagia. Membuatku tidak khawatir untuk merasa patah hati lagi. Membuatku nyaman dengan kesendirianku.

Membuatku kesepian.

Membuatku cemas.

Membuatku hampa.

Membuatku sedih.

Tapi aku bahagia dengan tidak mencintai siapa-siapa.

Begitulah, bahagia juga dicipta karena manusia tidak ingin menunjukkan kesedihannya.

Yuk giliranmu, Rey ! Awas ya kalau galau-galau lagi. Jenuh aku jenuh hahahaha.

9 pemikiran pada “Aku Bahagia

  1. Bertemu denganmu mengajarkanku…
    apa artinya kenyamanan..
    kesempurnaan cinta…
    hahaha
    baca paragraf pertama bawaanya jadi pengen nyanyi aja zii hahaha πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s