Tidak Tahu Diri

Pernahkah kamu merasa sangat hina karena hampir melupakan Tuhan? Ibadah wajib yang kamu lakukan sehari-hari kamu anggap sebagai formalitas belaka, padahal nikmat sehat yang kamu punya adalah satu bentuk kebaikan dari-Nya. Ibadah sunnah selalu kamu abaikan, padahal kejutan-kejutan kecil-Nya selalu saja menyenangkan.

Syukur tak pernah kamu ucapkan
Dzikir tak pernah kamu lakukan
Ayat-ayat suci sudah lama tak kamu lantunkan
Bagaimana, sudah cukup hinakah kamu di mata Tuhan?

Tuhan tidak pernah lupa
Tapi syukurku selalu alpa
Tuhan tidak pernah pelit
Tapi ibadahku terlalu sedikit
Tuhan tidak pernah jahat
Tapi aku sombong untuk tidak mau dekat

Padahal, nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang kamu dustakan?

Tulisan untuk diri sendiri yang ditulis dengan segenap penyesalan.
Yogyakarta, 15 Mei 2016

12 pemikiran pada “Tidak Tahu Diri

  1. Enggak, ocehannya ngga terabaikan kok. Lha wujud penyesalan, kerendahatian karena merasa diri hina dihadapan tuhan begini ini ya sangat berharga lah. Nice sebagai pengingat biar terlepas dari rasa congkak ^_^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s