Cukup

Di bawah basah langit abu-abu, kau di mana?

Di lengangnya malam menuju minggu, kau di mana?

Bertemukah kau dengan sang puas?

Benar senangkah rasa hatimu?

Kadang ada sedikit harapan yang selalu kusesapkan, bahwa suatu hari nanti kamu akan mengisi, lalu melegakan rinduku; bahwa esok lusa kamu mengerti akulah hadir yang selalu kamu cukupkan, tidak lebih dan tidak kurang;

bahwa apalah arti harapan jika nyatanya kamu mudah melupakan. Sudah cukup.

15 pemikiran pada “Cukup

  1. Sedikit harapan lebih baik daripada tidak punya harapan *eh bener nggak sih?*
    Tapi mending mengharap yang lain aja. Dia udah lupa kan?

    Makasih lagu Tulus-nya. Di Banjarmasin langit juga lagi abu2 gelap 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s