Elegi Hujan

Baru kali ini aku membenci hujan, juga terusik dengan gemericik rinainya. Baru kali ini aku tak berselera menyambut hujan, atau menanti pelangi yang muncul setelahnya.

Aku kecewa pada diriku sendiri karena hujan, seperti ada beban berat di pundakku ketika hujan dengan seenaknya turun. Dan aku tidak bisa berbuat apa-apa, selain hanya menatap rintiknya, atau pun menghirup aroma petrichor-nya. Sudah itu saja, tidak lebih dan tidak kurang.

Aku tidak lagi menemukan keistimewaan hujan

Aku tidak menjumpai kenangan bersamamu lagi di dalamnya

Aku tidak sedih atau bahagia mengingatmu lagi ketika hujan

Aku bahkan tidak bisa merangkai diksi-diksi manis seperti yang sering kita mainkan dulu saat hujan

Padahal katamu, tidak ada suara yang lebih romantis selain gemericik air hujan yang sedang turun kan?

Ah

Aku kosong, dengan atau tidak adanya hujan

Atau mungkin, dengan atau tidak adanya kamu di sisiku

Tapi biarlah, tetap seperti ini saja. Biarlah kali ini hujan memegang kuasa untukku. Biarlah hujan memperdayaku. Biarlah rintiknya menghujam tajam rinduku. Biarlah gemuruh petirnya memekakkan telinga hatiku. Biarlah badai anginnya merobohkan benteng pertahananku. Biarlah. Karena dengan begitu, aku tidak akan merasa kosong lagi.

P.S: UntukΒ Rey, diketik dengan segenap keresahan karena hujan ternyata tidak cukup mampu untuk membangkitkan gairah menulisku. Aku lelah dengan kosongnya insipirasi. Rasanya nggak adil kalau kamu menulis begitu panjang, sedangkan tulisanku sangat singkat serta sudah basi deadline. Maafkan, akan kutebus kok. Setelah segala konsul, eksekusi dan segala tetek-bengek semester lima selesai ya, Rey!

Ayo menulis bertema lagi! (tapi nanti wkwkwk)

 

 

 

8 pemikiran pada “Elegi Hujan

  1. “Biarlah rintiknya menghujam tajam rinduku. Biarlah gemuruh petirnya memekakkan telinga hatiku.”

    Ah bapeeeer. 😭😭😭

  2. Tapi, btw, aku ngerti kok, Za. Gpp basi deadline drpd nggak sama sekali wkakak.
    Semester ini pasti berlalu, yey! Semangat!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s