5 Drama Korea Terburuk di Tahun 2016

[HANYA UNTUK YANG SUKA DRAMA KOREA] [TULISAN INI MURNI PENDAPAT PRIBADI]

Annyeong para pecinta drama korea! Nggak kerasa ya sekarang udah tahun 2017 aja!

Kalau pembukaan postingan kali ini di awali dengan statemen “tahun 2016 adalah tahun terbaik untuk drama korea,” kira-kira kalian setuju nggak? Kalau saya pribadi sih, setuju. Well, karena di tahun 2016 ini memang banyak suguhan drama korea dengan beragam genre dan episode. Dari sekian banyaknya drama korea di tahun 2016, saya cuma menonton tak lebih dari 30 drama. Di antaranya: Signal, Puck, Cheese in The Trap, Reply 1988, Please Comeback Mister, Lucky Romance, Descendant of The Sun, Page Turner, Marriage Contract, Entertainers, Madam Antoine, Beautiful Gong Shim, Oh Hae Young Again, Beautiful Mind, Doctors, Age of Youth, W, Moonlight Drawn by Clouds, Drinking Solo, Cinderella and Four Knights, Something About 1%, My Wife is Having an Affair, The K2, Jealousy Incarnate, dan Weighlifting Fairy Kim Bok Joo serta Hwarang yang masih on going sampai sekarang. Iya, saya masih belum sempat menonton Goblin, Romantic Doctor Teacher Kim, The Legend of Blue Sea, dan Oh My Geum Bi dikarenakan masih belum sempat. Mungkin nanti di akhir Januari saya baru mau nonton (semoga mata saya masih kuat maraton drama korea hahaha).

Dari sekian drama korea yang sudah saya tonton, tentu beberapa di antaranya ada yang tidak memberikan kesan yang baik untuk saya. Entah itu alur cerita yang membosankan atau membingungkan. Entah itu pendalaman karakternya yang masih kurang. Atau entah itu karena ending dan ketidakkonsistenan plot cerita. Dan inilah lima drama korea terburuk di tahun 2016 versi saya (ingat, ini murni pendapat saya saja lho ya, selera orang dalam menonton drama kan berbeda-beda).

1. Cinderella and Four Knights

ca
pict by google

Yak, inilah drama terburuk versi saya di tahun 2016. Dari judulnya mungkin kalian sudah bisa menebak, ini pasti dongeng abis. Betul, drama ini menurut saya tidak ada faedahnya kalau ditonton. Kenapa? Ceritanya terlalu klise, monoton, hiperbola, dan klimaksnya nggak ada. Seakan hidup di dunia itu gampang banget, seakan jadi kaya dalam waktu semalam itu mungkin banget, seakan disukai sama tiga cowok tampan sekaligus itu mudah. Helooo! Tapi baiklah, namanya juga drama hahaha. Yang jelas, saya menonton drama ini murni karena saya suka dengan pemain utama ceweknya, Park So Dam. Sebelumnya dia pernah main di drama Beautiful Mind dan itu drama bagus pakai banget, makanya saya bela-belain nonton Cinderella and Four Knights cuma untuk ngelihat aktingnya Park So Dam. Tapi buat kalian yang emang suka nonton drama karena ada Oppa-Oppa yang tampan parah, kalian bisa nonton. Dijamin nggak bakalan bilang drama ini jelek karena ketutup sama paras wajahnya para Oppa wkwkwk.

Bisa dibilang, Cinderella and Four Knights ini mengadaptasi drama jadul Boys Over Flowers karena alurnya yang mirip-mirip. Ada anak gadis yang miskin, hidup bersama ibu tirinya yang jahat, lalu tiba-tiba dalam semalam dipanggil ke rumah bak istana seorang kakek. Untuk apa? Cuma untuk jadi guru cucu-cucunya si kakek ini yang ganteng-ganteng itu. Duh, apa banget kan ini? Ujug-ujug cucu-cucunya si kakek jatuh cinta lagi, lebih apa banget kan? Saran saya, daripada buang-buang waktu, mending nggak usah ditonton hahaha.

2. Entertainer

cb
pict by google

Duh, maafkan saya Ji Sung Ahjussi, setelah saya dibuat kagum dengan akting Ahjussi di drama Kill Me Heal Me, kali ini di drama Entertainer saya malah merasa sedih. Maaf juga untuk Hyeri Eonni, aktingmu di sini nggak ada apa-apanya dibandingkan sama aktingmu yang superb luar biasa daebak di drama Reply 1988. Yak, mungkin karena pengaruh plot ceritanya juga ya, pendalaman karakter di sini jadi terasa kurang. Alur yang biasa-biasa saja serta klimaks yang (maaf) nggak mantap membuat saya jadi merasa nggak terkesan. Ditambah, jumlah episode yang nyampe 18, membuat di akhir-akhir episode alur terasa begitu lambat. Intinya, saya bosan dan ngantuk waktu nonton drama ini. Tapi buat kalian yang suka drama dengan genre musik, persahabatan, atau pun band CNBLUE dan girlband Girl’s Day, kalian bisa menonton dengan tenang karena idola kalian main di drama ini. Iya udah gitu aja.

3. Lucky Romance

cc
pict by google

Aaaak, sebenarnya nggak tega mau masukin drama ini ke list drama terburuk karena ada uri Ahjussi Jun Yeol. Yak, Jun Yeol yang jadi Kim Jung Hwan di drama Reply 1988 itu lho. Jadi, drama ini sebenarnya diangkat dari webtoon dengan judul yang sama, dengan plot yang sebenarnya menarik, unik, dan menyenangkan. Cuma aktingnya si ceweknya Jung-eum Eonni ini lho yang uuuh menggemaskan. Penokohan Jung-eum yang cenderung pura-pura susah untuk didapet padahal mah gampang banget, suka tarik-ulur, hopeless, dan pengin dibilang kuat padahal lemah bikin saya gemes. Kok nggak konsisten sih ini penokohannya, Mbak! Hiks hiks. Padahal aktingnya Jun Yeol di sini udah oke pakai banget, alur ceritanya juga oke, momen romantisnya juga manis. Cuma jadi berasa kurang karena penokohannya Jung-eum doang. Dan lagi, setelah saya membaca webtoonnya (sampai sekarang masih on going di webtoon Indonesia), saya merasa alur dan klimaks di webtoon jauh lebih baik. Jadi saya sarankan, lebih baik menonton dramanya dulu baru baca webtoonnya kalau tidak mau dikecewakan. Hahahaha.

4. Cheese in The Trap

cd
pict by google

“Hah, Cheese in The Trap jelek dari mananya cobaa?”

“Ah kamu nontonnya kurang pendalaman kali”

“Mungkin kamu skip-skip ya pas nonton makanya kamu bilang jelek?”

Yak, mungkin itu respon dari teman-teman kalau saya bilang saya nggak terlalu suka sama drama ini. Alasannya simpel, lagi-lagi soal penokohan kedua tokoh utama, Park Hae Jin dan Kim Go Eun. Saya kira, dibalik penokohan Hae Jin yang misterius, ada rahasia besar yang nantinya akan diungkap, nyatanya tidak. Penokohan Go Eun yang juga terlalu polos dan rada lemot bikin gemes juga. Saya malah lebih suka sama penokohan Baek In Ho yang diperankan sama Seo Kang Joon, aih emang dasar second-lead syndrom. Ditambah, endingnya yang kacau parah, bahagia nggak, sedih juga nggak, pokoknya ngambang kek kuning-kuning di kali.

5. W

ce
pict by google

Duh, kayanya saya bakalan diprotes banyak orang nih karena masukin W ke list drama terburuk di tahun 2016. Kurang keren apa sih coba drama ini? Ratingnya kan tinggi, pemainnya kan cakep, ide ceritanya kan bagus. Iya, kalau soal itu saya setuju, tapi ketiga faktor di atas tidak bisa menjamin kan kalau drama ini bakalan bikin saya terkesan? Memang salah saya sih yang terlalu punya harapan yang besar sama drama ini, habis trailernya kece parah.Β Okelah, dari ide cerita dan penokohan, saya menikmatinya. Tapi untuk alur cerita atau plot, sama sekali tidak. Kenapa? Karena menurut saya, alur drama ini njlimeti, terlalu banyak flashback, terlalu banyak konflik yang seakan dibuat-buat, terlalu banyak plot twist yang dipaksakan. Hasilnya? Saya bingung dan saya tidak bisa menikmatinya. Faktor genre drama yang merupakan fantasi mungkin juga jadi pengaruh kenapa saya nggak suka sama drama ini. Intinya, saya gagal paham setelah nonton drama W. Kalau mungkin drama Β ini dibuat sekitar 12 episode, mungkin bakalan pecah alias keren. Karena really, alur flashback di drama ini hiperbola dan itu mengganggu banget. Bahkan mungkin kalian bakalan tetap paham sama alurnya meski nonton drama ini dari episode 10. Please buat kalian fans garis kerasnya Lee Jong Suk Oppa, jangan timpuk saya pakai batu karena bilang drama W nggak bagus. Please jebal…

Oke, itulah kelima drama terburuk di tahun 2016 versi saya, kalau versi kamu apa coba? Ayo share!

Salam dari saya yang suwung menghabiskan masa libur semesteran!

 

50 pemikiran pada “5 Drama Korea Terburuk di Tahun 2016

  1. NO.1 . kalo aku mungkin nyebutnya drama ringan kali ya. Tapi kalo judul kdrama yang ada Cinderellanya tetep suka sama Cinderella’s Step Sister.
    NO 2. blm liat
    NO 3. Aku suka waktu peran utamanya fallin in love, dia bego-bego sedap gitu, dan gantengnya manusiawi banget *iki maksude opo
    no 4.pernah baca webtoonya dan “iki opo to nggak jelas blasssss”
    no 5.udah pernah d review,,, aku kecewa,

    selamat liburan ya….

    • Iya bener kak itu drama ringan seringan kerupuk πŸ˜‚
      Wah! Sama! Aktingnya Jun Yeol Ahjussi emang nggak pernah jelek kok kak, sampai ngefans sama dia nih *ehhh
      Ahiya, CITT emang dari webtoonnya sudah ngebosenin yha kak, aku juga nggak lanjut baca webtoonnya lagi πŸ˜‚
      Akhirnya ada yang setuju kalo drama W nggak bagus, aku padamu kak Momo 😚
      Makasih ya kak Momo 😘

  2. Wkwkw. Trnyata aku ga sendirian buat nomer 1. Sisanya, aku cmn ntn ampe abis cheeze in the trap. Yg lain momen gregetnya ga smpe akhir. Rekomendasi aku sih Goblin eaa haha

  3. saya ga bisa ngasih penilaian karena bukan penggemar drama korea πŸ˜€
    tapi dulu, dulu sekali pernah nonton drama korea yang judulnya Meteor Garden, itu mungkin saat ziza masih SD πŸ˜€ πŸ˜€

  4. maaf maaf aku masuk sini meski aku gk ska drma korea πŸ˜€
    aku pernah denger klo yang Cheese in The Trap itu diadaptasi dari komik di webtoon, karna aku pnasaran aku baca komiknya lumayan kok πŸ˜€

    • Nggak papa kok kak Kunu, itu peringatan aja buat orang-orang yang suka nyinyir soal kdrama πŸ˜‚
      Iya memang kak, cuma karena waktu baca CITT aku nggak ngeh, jadi mending nonton dramanya. Ini nyampe season 3 di webtoon aja masih bercerita sesuai alur dramanya lho kak wkwkwk

      • Ampun nyai… Ampun πŸ˜‚πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ
        Namanya juga belajar cuma dari nguping wkwk. Tentang drama industri filmografi, korea udah jadi juara lah untuk kawasan asia. Jadi produk kdrama atau filmnya punya standar bagoos. Cuma ya males aja ngikutin tuh sinetron korea yang berepisod-episod. Beda cerita sama film. Aku udah lumayan banyak nonton film korea.. Emang bagus bet

      • Wkwkwkwk πŸ˜‚
        Iya kak Fadel nggak usah pake acara nonton drama korea, bikin nggak fokeus ngerjain skripsi *eh
        Hmmm, nonton film koreanya apa aja nih kalo boleh tau kak? 😁

      • Yang paling berkesan Oldboy sama Memories of Murders. Keduanya rating dewasa gitu. Tapi semua aspeknya memikat sampe2 inget terus hingga sekarang. Kalau yang lebih ke pop sih pernah nonton Sunny, Miss Granny, Architecture 101, Welcome to Dongmakgol, Hello Ghost and many many more.

        Kesemuanya bagus tenanan. Penuh karakter hidup dan umpatan2 kasar khas korea πŸ˜…

      • Dari yang pernah ditonton kak Fadel, cuma Hello Ghost sama Architecture 101 yang pernah kutonton. Aku coba tonton yang lainnya ya mumpung suwung wkwkwk πŸ˜‚

      • Kamu cuma nonton yang romance nya yak πŸ˜‚ Saranku coba nonton Sunny dulu atau Miss Granny. Film yang girly, tetapi entah kenapa aku juga suka (eh). Akting utamanya itu lho

  5. Sama dr no 1-5 aku setuju review mu say….. cinderella aku cm nonton sampe ep 4 langsung nyerah, W awalnya seru tp k blakang bikin nyerah, CITT ikut versi webtoon kcuali 4 episode akhir, kalo menurutku MoonLight Drawn By Clouds jg bosenin setelah ep 9 ke belakang, ceritanya makin klise dan aneh trus meski happy ending tp kan cinta mrk ga bersatu cz raja harus nikah sama ratu lain buat takhta, si Ra on cm jd pacar pokoknya klise jd q brenti nonton jg kaya drama diatas…….

    • Moonlight Drawn aku juga bosan nontonnya kak, tapi itu drama tahun 2017 kan ya hehehe ._.
      Memang ndak semua drama bagus ya kak, tergantung selera kita masing-masing juga :3

  6. Dari ke 5 list drama diatas menurut ku sendiri juga memang β€˜engga bgt’. Walaupun di aku fansnyaaa Lee Jong Suk dari dulu-dulu bgt, cuma drama W yg gak ditonton sampai ending karna gak suka dan bosan sama dramanya. Gak salah sih kak ngasih 5 drama diatas sebagai yg terburuk. Setuju sayaaa

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s