Tentang Kamu

Umurku dua belas tahun ketika pertama kali aku bertemu denganmu. Aku yang sedang berbaris mengikuti upacara masa orientasi tidak begitu memperhatikanmu. Yang aku tahu kamu sibuk. Teramat sibuk. Aku pun juga sibuk, sibuk mengenalkan diri pada semua teman-teman baruku. Bagaimana mungkin aku bisa memperhatikanmu? Intinya, tidak ada yang istimewa ketika pertama kali aku bertemu denganmu. Pun dengan pertemuan yang kedua, ketiga, atau keempat. Entah pada pertemuan yang keberapa, aku merasa ada yang berbeda ketika bertemu denganmu. Mungkinkah itu pertemuan yang ke dua puluh atau bahkan ke seratus? Aku tidak tahu.

Nampaknya jatuh hati pada pandangan pertama tidak pernah mempan untukku. Bagiku semua soal seberapa sering dapat bertemu, maka akan semakin bertambah benih-benih itu tumbuh. Ah, tapi pemikiranku dulu terlampau polos, mana pernah aku tahu soal bahagia bertemu denganmu itu ternyata benih-benih kasih yang sedang tumbuh?

Sudah cukup, tidak perlu kutulis panjang lebar lagi kalau hanya membahas soal kamu. Toh aku tidak pernah bertemu lagi denganmu. Toh kamu juga tidak akan pernah membaca tulisan-tulisanku lagi di sini. Toh kamu sudah bahagia, sama seperti aku yang juga bahagia. Bahagia dengan pilihannya masing-masing.

Pada akhirnya, nyaman bukanlah tujuan meski selalu kamu usahakan. Ada yang namanya ikatan berupa kehendak Tuhan. Yang meski menyedihkan, justru membuatmu yakin dan bertahan. Bahwa ada balasan terbaik yang selalu Tuhan persiapkan.

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti tantangan #10DaysKF dari akun twitter@KampusFiksi

4 pemikiran pada “Tentang Kamu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s