Ai (3)

Selalu ada yang dicemaskan dari setiap euforia.

Perasaan seperti takut jatuh terlalu dalam, atau yang lebih buruk lagi: jatuh terlalu dalam dan sendirian.

Aku pernah berkata pada seorang temanku, “Aku tuh seriusΒ nggak bisa tertarik sama seseorang dengan mudah”

Dia dengan cepat menjawab, “Itu sekaligus pernyataan kalau kamu susah melupakan orang.”

Iya, aku paham benar dia akan berkata demikian. Aku paham benar rasanya. Tak perlulah kuceritakan betapa perihal patah hati itu menyakitkan. Sudah cukup.

Bersyukur ada dia, teman baik yang selalu mengingatkan dan menguatkan.

“Makin seru ya?”

“Makin lemah ini”

“Makin jatuh”

“Makin berat”

“Disyukuri, kuat yo dilakoni”

“Iya”

25 pemikiran pada “Ai (3)

    • Kak Nur pernah patah hati juga, semua manusia pernah patah hati. πŸ’”
      Iya kak Nur, disyukuri kok segala semua yang terjadi, nggak selamanya juga patah hati cuma kasih efek negatif πŸ˜„

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s