Ai (4)

Halo, aku pernah bilang padamu kalau aku pernah memimpikanmu dan lupa akan isi mimpinya kan? Sejujurnya, aku tidak benar-benar lupa. Aku masih mengingatnya meski samar.

Di mimpi, aku dan kamu berjalan beriringan. Sepertinya kita tengah berjalan di salah satu sudut destinasi wisata di kota ini. Aku mendengarmu bercerita, sesekali aku tertawa. Entah apa yang kita bahas, yang jelas aku banyak tertawa. Kamu juga.

Lalu tiba-tiba latar berganti entah di mana, yang kuingat ada air mancur. Aku dan kamu duduk bersebelahan. Lagi-lagi saling berbincang dan tertawa. Lagi-lagi aku tak mengingat kenapa kita banyak tertawa.

Tapi aku masih ingat, kamu memakai baju yang sama ketika dulu kita pernah bertemu.

Aku juga masih ingat, aku bangun dari tidur dengan senyum terkembang.

Aku senang, karena pada akhirnya aku tidak hanya bermimpi jatuh ke jurang, atau dikejar tentara perang.

20 pemikiran pada “Ai (4)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s