Bersin

Saya lupa persisnya kapan, tapi saya masih ingat, siklus bersin saya berubah ketika berada di asrama dulu (ketika SMP). Jadi, entah mengapa bersin saya dianggap aneh oleh sebagian besar orang. Abah, Umi, kakak, dan adik-adik misalnya. Dulu selepas saya lulus SMP dan tiap hari di rumah, satu keluarga sempat terkejut dengan bagaimana saya bersin. Satu-dua kali mereka semua masih kaget, lalu setelahnya, setiap kali saya bersin dan mereka mendengar, mereka selalu tertawa.

Jadi menurut mereka, bersin saya itu aneh. Saya tiap bersin bisa sampai 5-10 kali berturut-turut dan tanpa jeda. Bunyinya seperti ini kira-kira

“Hatchihatchihathihatchihatchihatci…”

*tarik napas*

“Alhamdulillahirabbilalamin”

Ditambah, suara bersin saya yang kecil mirip kucing yang sedang bersin. Jadi coba bayangkan saja bagaimana bunyi dan rupanya. Nah sedihnya, bersin saya akan semakin bertambah parah jika sedang flu. Adik-adik saya sampai menghitung ketika saya sedang bersin. Rekor tertinggi saya sampai saat ini adalah 12 kali bersin berturut-turut.Β 

Kalau ditanya bagaimana rasanya, jelas saya capek. Bayangin aja, tiap kita bersin, jantung otomatis berhenti. Kalau bersin sampai 12 kali gitu, kira-kira berapa lama jantung saya berhenti? Ahahaha. Anehnya masih saja ada orang-orang yang menganggap bersin saya seolah dibuat-buat. Padahal kalau bisa disuruh memilih, bersin sekali dan langsung keluar semuanya jauh lebih enak.

Nggak hanya di rumah saja saya ditertawakan. Saat kumpul bersama keluarga besar, bersama teman, bahkan orang asing sekalipun, mereka yang mendengar bagaimana saya bersin, pasti reaksinya langsung tertawa. Kadang juga ada yang menghitung, kalau cuma 3-5 kali berturut-turut ada yang minta tambah

“Tambah-tambah mbok kira saya pedagang soto apa?”

Saya juga nggak tahu kenapa bisa punya siklus bersin seperti ini. Mungkin ini efek dari hidung saya yang terlalu mancung ke dalam. Atau mungkin karena ternyata selama ini saya ada gen campuran dari kucing. Tapi yang jelas, setelah saya browsing di internet dan bertanya keΒ kang Nur, itu normal kok. Maksudnya nggak papa, nggak perlu dikhawatirkan. Saya jadi lega.

Mungkin di antara kalian, ada yang senasib sepenanggungan seperti saya? Berapa rekor bersin terbaik kalian?

41 pemikiran pada “Bersin

  1. Ada yang pernah bilang ke saya klo bersin berarti ada yang sedang membicarakan kita. Jadi, mungkin kli bersin berkali-kali aziza punya banyak fans πŸ˜€

  2. Nggak kebayang gimana pegelnya bersin ampe 12 x tanpa jeda. 😳

    Tetangga saya kalau bersin bisa nembus dinding kamar saya. Kenceng banget.. Trus di tambah suara semacam triakan kurang jelas gitu. Kadang mo tertawa tapi nggak enak.. 😳

  3. Wah rekor Za, 12 kali.πŸ˜‚

    Yg lebih pegel (dihati) mau bersin tapi ga jadi Za. Sudah ambil tenaga banyak, eh ga jadi keluar. Atau keluar tp kecil banget. Dan suaranya kecil melengking. Sering jd bahan ketawaan juga.πŸ˜…

    • Nah itu kak, itu pegel banget sih πŸ˜‚
      Kadang ekspresi wajah udah dapet banget feel bersinnya, eh tiba-tiba ada orang lewat mood bersinnya ilang 😒
      Atau kadang digoda sama teman-teman sendiri tiap mau bersin, jadi nggak jadi deh 😒

      Suara bersinnya kak Ikha mirip kucing bersin juga ya? Ahahaha, tapi kalau sampai melengking gitu aku juga jadi penasaran gimana bentuknya πŸ˜‚πŸ˜œ

      • Eh sama Za, digoda temen mood bersin jd ilang. 😒

        Hahahaha. Pokoknya bikin ketawa semua yg denger 😩. Jangan penasaran Za, penasaran itu ga enak.πŸ˜‚
        Kamu harus ketemu aku agak lama biar tahu suara2 bersinku Za.😜

      • Biasanya di Surabaya kalau habis makan terus minum, aku akan sering bersin Za. Tp di kota2 yg dingin ternyata ga berlaku.
        Jadi Semarang panas apa dingin ?

        Jangan pas flu, nanti kamu tertawa di atas penderitaanku πŸ˜‚

  4. Kalo Wawa juga termasuk yang sensitif, misalnya dingin atau pengharum ruangan.. Itu bersin biasanya lebih dari 3x. Paling banyak sekali bersin sampe 5x. Dan itu beneran capek.
    Sabar yaaa. Semoga bersinnya berkurang frekuensinya. πŸ˜‚

  5. Ini persiiis kayak saya. saya pikir, saya doang yang seperti. suka bersin berkali-kali, dan katanya suaranya mirip suara kucing kejepit. baik teman sekolah maupun teman kantor suka ngitungin berapa kali saya bersin. anehnya, kalau sudah diitungin gitu, bersin saya berenti. mungkin dia ngambek karena diitungin, hehehe…

    btw, salam kenal Mbak Aziza

    • Kak Ratih tidak sendiri kak, saya jadi merasa dikuatkan nih kalau ada temannya πŸ™†
      Nah iya bener kak, dibilang mirip kucing 😒

      Salam kenal juga kak Ratih πŸ™Œ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s