Menerka

Orang yang sedang berbunga-bunga suka menerka-nerka.

Menebak, menduga, berasumsi, hingga merasa mengetahui segalanya

“Oh ternyata dia bukan tipikal orang yang seperti ini, seperti itu”

“Oh rupanya dia suka melakukan hal ini dan tidak menyukai hal itu”

Dugaan yang belum tentu benar, tapi diyakininya sepenuh hati.

Aku sedang tidak membicarakanmu sekarang, aku membicarakan diriku sendiri. Selama ini aku mencoba menerka semua tentangmu. Aku merasa sangat mengenalimu, nyatanya tidak. Ada begitu banyak praduga yang meleset.

“Nyatanya kamu tidak seperti itu”

Tapi aku senang. Aku tidak menyesalinya. Aku malah menyesali semua dugaan, terkaan, dan asumsiku sendiri selama ini.

Jadi kuputuskan saja untuk tidak menerka-nerka lagi semua tentangmu.

Pertanyaannya, sanggupkah?

Iklan

25 respons untuk ‘Menerka

  1. kalo saya sih ga suka menerka, tapi menyatakan “rupanya kamu seperti ini”, “rupanya kamu tidak suka aku” dan waw, semua itu benar adanya…pengen rawr saat ehem, untungnya saya ga mudah suka sama seseorang, dan kini lebih banyak memperhatikan, kalau dikasi tau pun ga langsung “oh gitu” karena kadang kalo doi tau ada yg menyukai, biasanya sikap bisa berubah..

    dalam kasus cowok kami kadang pengen keliatan lebih keren aja, kalo kebiasaan buruk itu benar adanya ga bisa dipalsukan, so kalo menerka berdasarkan apa yg dilihat bisa benar adanya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s