Kopdar Bersama Semut Hitam alias keepwritingfadel.wordpress.com

Akhirnya semester lima berakhir juga! *nangis darah*

Oke, jadi Kamis kemarin, pas banget waktu saya baru aja nyampe rumah, baru selesai UAS, saya dapet notif line dari kak Fadel yang isinya:

52599
Dadakan banget ya kak hmmm -_-

Oke, singkat cerita, setelah bahas sana bahas sini akhirnya tadi kami bertemu! Dari yang tadinya janjian ketemu di halte BRT Simpang Lima berubah jadi di Halte BRT Balaikota. Dari yang tadinya di kira di halte kiri jalan ternyata di kanan jalan. Huft, kalau emang sama-sama mencari emang sulit ya wkwkwk. Pada akhirnya kami bertemu di samping halte BRT sisi Balaikota. Yeay! Nggak pakai sapa basa-basi, kak Fadel langsung tanya, “Ini sekarang kita kemana?” wkwkwk. “Ke Lawang Sewu langsung aja kak, yang deket dulu.”

“Klik”, helm dipasang, motor jalan. Kemudian beberapa detik kemudian kak Fadel bilang, “Kamu nggak nanya dulu aku bisa naik motor apa nggak za?” Alamaak sebenernya panik tapi masak iya nggak bisa naik motor nekad ngendarain motor. Ternyata kak Fadel iseng doang yasalam wkwk.

Oke akhirnya sampailah kita di Lawang Sewu. Sumpah seumur-umur, itu pertama kalinya saya ke Lawang Sewu bayar (eh dibayarin kak Fadel ding, sungguh sangat baik ternyata kak Fadel wkwk). Setelah masuk terjadilah percakapan,

“Mau kemana nih kak enaknya?”

“Lho kok tanya aku, kan kamu tour guidenya”

Dezig, tau apa saya soal Lawang Sewu selain punya arti seribu pintu? Akhirnya saya cengengesan doang sambil yaudah yuk kak kita nikmati aja apa yang ada di sini wkwkwk.

Oke, mari biarkan gambar yang bercerita

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Kak Fadel di atas atap Lawang Sewu
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Wah ada kereta, naik ah mumpung gratis
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sebentar aku mau lihat masa depan dulu
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Ini keren sih… yang ngefoto wkwkwk
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Pintu kemana saja asal abang suka wkwk

Yak, di Lawang Sewu nggak lama-lama kok, kelar foto-foto dan gerimis reda kita langsung cabs ke Sam Poo Kong.

Fact: kak Fadel ini ternyata tipe orang yang supel, suka nanya ke siapa aja, bahkan sampai tukang yang lagi pegang amplas ditanya wkwk. Terus, kak Fadel ini kalau sholat selalu tepat waktu, bener-bener habis adzan langsung, “Yuk za sholat”

Selanjutnya, di Sam Poo Kong! Sampai waktu gerimis, akhirnya duduk-duduk cantik dulu di bawah pohon sambil lihat-lihat.

“Wah, berasa kaya nggak lagi di Indonesia ya za!” Kata kak Fadel

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Tebak aku lagi di negara mana hayo?
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Duh kok aku sendirian sih
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sayang anak sayang anak

Di Sam Poo Kong ini lumayan lama soalnya kak Fadel masih galau menantikan pesan dari temannya yang nantinya akan menemani kak Fadel. Akhirnya kami ngobrol-ngobrol soal apa aja, mulai dari kuliah, cita-cita, kesibukan, keluarga, sampai ke teman-teman blog. Dan di Sam Poo Kong jugalah saya mendapatkan petuah untuk berkarya menulis sebuah buku,

“Kamu jangan pikir nggak bisa dulu za, nanti kamu nggak akan mulai-mulai karena yang ada di otakmu cuma nggak, nggak, nggak,” kurang lebihnya begitu.

Oke suhu, laksanakan!

Selesai sholat maghrib di Sam Poo Kong, kami lanjut makan. Awalnya kak Fadel pengin nyoba Toko Oen, tapi saya menyarankan untuk tidak kesana karena biaya yang mahal dan rasa yang (menurut saya) biasa saja. Akhirnya kami makan soto Semarang.

“Enak ya za, kaldu sotonya lebih berasa kalau soto Semarang”

“Worth it za! Worth it!”

Lalu dibayarin lagi sama kak Fadel yasalam sampai nanya ke mas-masnya segala lagi, “Biasanya kalau makan itu yang bayar cowok kan ya mas?”

Udah, terserah kak terserah. Huft.

Destinasi selanjutnya dan yang terakhir adalah… Semawis!

Tapi berhubung di tengah-tengah perjalanan mulai gerimis, nggak pakai pikir lama saya nyaranin kak Fadel untuk mampir ke Gramedia dulu. Sambil nungguin temannya kak Fadel juga, sambil sholat isya juga.

Setelah temannya kak Fadel datang, kami cus ke Semawis. Semawis itu semacam Galabo-nya Solo versi mini, atau apa ya, ya yang jelas di dalam Semawis itu isinya stand-stand yang jualin makanan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Ini lho Semawis
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Karena kawasan pecinan, nggak sedikit juga yang jualan babi

Ada bunyaaak banget makanan di sini. Karena masih kenyang, saya beli es krim aja, kak Fadel beli zupa soup karena katanya belum pernah nyoba wkwk. Di Semawis ini, karena nambah satu personil yaitu temannya kak Fadel, jadi lebih seru. Apalagi temannya kak Fadel ini ternyata suka banget bicara dengan topik-topik yang asyik untuk dibicarakan. Segala bumi itu datar, tipe-tipe mahasiswa, tipe-tipe dosen, Karimun Jawa, kasus reklamasi, Megawati, Pulau Wamena, sampai Metro TV. Pokoknya jadi nambah banyak wawasan deh dengerin cerita temannya kak Fadel.

Jam sembilan malam kak Fadel sepertinya sudah ingin beristirahat jadi kak Fadel mengajak pulang. Ya gimana nggak capek lha wong dari jam 6 pagi nggak ada istirahatnya. :’)

Akhirnya di persimpangan jalan kami berpisah, lalu selesai. Selamat istirahat kak!

Fact: Foto-foto yang mengandung kak Fadel saya ambil secara candid alias kak Fadel nggak sadar, kecuali yang caption ‘sayang anak sayang anak’ wkwkwk. Karena kak Fadel ini disuruh foto susah, sekalinya mau gayanya ya begitu, kaku… Padahal mumpung lagi di Semarang dan ada yang mau fotoin lho kak ini. Kapan lagi coba? :’)

29 pemikiran pada “Kopdar Bersama Semut Hitam alias keepwritingfadel.wordpress.com

  1. … … …
    Sempet2nya nulis beginian…

    Ini pertama kalinya baca tulisan seseorang yang ada aku di dalamnya. Rasanya aneh juga ya.
    Apalagi baca quote2nya. Ngerasa agak jijay gimana gitu kalo inget lagi pernah ngomong 😂

    Ajaib deh. Ngga nyangka juga inget sampe ke titik komanya. Akibat kebanyakan ngeliput nih *standingovation*

    Yang jelas momen2 kemarin pantas diingat, sampai nanti, nanti, dan nantinya lagi 😊

    Fact: Azizatoen ini motretnya jago bet. Entah make jurus apa itu foto bisa terang plus crystal clear. Aku sebagai model betul2 dimanja. Hmm sebenarnya nggak jelas juga sih dimanja atau lagi dikerjain -_-

    • Wah pertama kalinya kak? 😂😂😂
      Ingatanku bekerja cukup baik kok kak 😂
      Yeay! Jangan dilupain dan kalau mampir ke Semarang berkabar lagi ya kak! 😉

      (((CRYSTAL CLEAR))) 😂😂😂
      Kak Fadel dikerjain juga nggak mempan huft, lebih cerdik 😥

  2. Wah itu di Semawis kayaknya seru banget ya. . . (salah fokus ke kedai makanannya). . .

    Btw aku ada rencana abis wisuda langsung cus makan-makan keliling Indo (lirik tabungan). .. Kalo ke Semarang, sambut aku juga ya. . . .^^ hi hi hi hi #pengennya

    Salam kenal. . . kemaren terinspirasi dari kamu, aku juga kopdar dadakan sama Fadel *nyengir*

    • Di Semawis banyak banget makanan yang dijual kak dijamin bikin bingung wkwk
      Waah dengan sangat senang hati kusambut kak 😉
      Salam kenal kak Vallen, eh iya kak Fadel cerita juga kemarin wkwk. Senang-senang kan kak kopdaran sama semut hitam? xD
      Terima kasih sudah berkunjung kak :3

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s